Jumat, 16 Maret 2018
Sebelum Setnov Dirawat, Fredrich Yunadi Pantau Kamar VIP
![]() |
| Fredrich Mantan Lawyer Setnov pantau Kamar VIP |
BandarQ - Tindakan Fredrich Yunadi memonitor ruangan rawat inap VIP untuk Setya Novanto sebelumnya kecelakaan, terbongkar dalam sidang kelanjutan masalah menghadang sistem hukum e-KTP. Fredrich duduk jadi terdakwa.
Pelaksana pekerjaan (Plt) Manager Service Medik Tempat tinggal Sakit Medika Permata Hijau (MPH) dr Alia yang membuka perbuatan Fredrich. Alia didatangkan jadi saksi untuk terdakwa Fredrich di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018).
Awalannya, jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan pertanyaan masalah saat perjumpaan Alia dengan Fredrich Yunadi. Alia mengakui pertama kalinya kenal waktu dianya dihubungi oleh dokter RS MPH Bimanesh Sutarjo.
Waktu itu, Alia yang ketahui dari media kalau Setnov tengah dalam sistem hukum, pernah ajukan pertanyaan pada Bimanesh berkaitan konsekwensi yang juga akan di terima. Waktu itu, menurut Alia, Bimanesh cobalah membuatnya tenang.
Tidak lama berselang, sesudah pihak RS MPH sediakan kamar VIP untuk Setnov, Fredrich memerintahkan asistennya untuk lihat ruangan itu. Alia mengakui waktu itu segera dihubungi oleh asisten Fredrich Yunadi.
Karena asisten Fredrich yang dia tidak kenali namanya itu menuju RS MPH, Alia juga selekasnya beranjak dari ITC menuju RS MPH. Waktu asisten Fredrich tiba, Alia segera tunjukkan kamar yang juga akan jadi ruangan rawat inap Setnov.
Pelaksana pekerjaan (Plt) Manager Service Medik Tempat tinggal Sakit Medika Permata Hijau (MPH) dr Alia yang membuka perbuatan Fredrich. Alia didatangkan jadi saksi untuk terdakwa Fredrich di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018).
Awalannya, jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan pertanyaan masalah saat perjumpaan Alia dengan Fredrich Yunadi. Alia mengakui pertama kalinya kenal waktu dianya dihubungi oleh dokter RS MPH Bimanesh Sutarjo.
Waktu itu, Alia yang ketahui dari media kalau Setnov tengah dalam sistem hukum, pernah ajukan pertanyaan pada Bimanesh berkaitan konsekwensi yang juga akan di terima. Waktu itu, menurut Alia, Bimanesh cobalah membuatnya tenang.
Tidak lama berselang, sesudah pihak RS MPH sediakan kamar VIP untuk Setnov, Fredrich memerintahkan asistennya untuk lihat ruangan itu. Alia mengakui waktu itu segera dihubungi oleh asisten Fredrich Yunadi.
Karena asisten Fredrich yang dia tidak kenali namanya itu menuju RS MPH, Alia juga selekasnya beranjak dari ITC menuju RS MPH. Waktu asisten Fredrich tiba, Alia segera tunjukkan kamar yang juga akan jadi ruangan rawat inap Setnov.






Posting Komentar