Tampilkan postingan dengan label Informasi Tradisi. Tampilkan semua postingan

Nikita Mirzani Dikabarkan Hamil, Ini Tanggapan Dipo Latief Sang Kekasih

Bandarq
Nikita Mirzani Hamil

Bandarq - Nikita Mirzani beberapa waktu terakhir di ketahui pingsan saat memandu acara talk show dengan Uya Kuya serta Billy Syahputra pada Senin (26/3/2018). Pernah terekam camera, Niki, demikian namanya sering di panggil selekasnya digendong oleh Billy Syahputra. Banyak yang cemas sekalian bertanya-tanya apa yang berlangsung pada Nikita Mirzani waktu itu.

Tidak berapakah lama, Billy menyebutkan hal yang mengagetkan lewat satu video singkat di account Instagram-nya. Bukanlah sakit, menurut pernyataan adik dari komedian Olga ini menyebutkan Nikita pingsan karna ia tengah mual serta hamil.

"Mami Niki pingsan, nyatanya pingannya bukanlah karna aspek apa-apa, dia ini karna mual hamil. Mami (Nikita) hamil, mami hamil," kata Billy.

Kekasih Nikita Mirzani, Dipo Latief di ketahui segera menjemput wanita memiliki rambut pendek itu di tempat syuting. Sayangnya, saat di konfirmasi berita kehamilan itu, Nikita Mirzani tidak melemparkan sepatah kata juga. Demikian halnya dengan Dipo, yang cuma membetulkan kalau Nikita mual-mual tetapi tidak menjawab berita kehamilan itu.

Banyak yang bertanya-tanya benarkah Nikita tengah memiliki kandungan anak Dipo Latief, mengingat baru saja ini mereka diberitakan sudah menikah siri. Pasangan ini barusan pergi berlibur dengan ke Maldives. Saat banyak yang ajukan pertanyaan mereka kesana untuk berbulan madu, Nikita tidak menjawab dengan gamblang.

BANDARQ - Nikita Mirzani Dikabarkan Hamil, Ini Tanggapan Dipo Latief Sang Kekasih

Keluarga Besar Batak Marga Manurung Dukung Deddy Mizwar

BANDARQ
Keluarga Besar Batak Manurung Dukung Mizwar

BANDARQ - Calon gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar kembali didukung dalam memandang Pilgub Jawa Barat 2018. Kesempatan ini, support datang dari Keluarga Besar Manurung lokasi Cikampek, Karawang, Purwakarta. 

Hal tersebut tampak dalam pelantikan pengurus Patambor (Keluarga Besar Manurung) Cabang Cikapur, Karawang, Minggu (4/3/2018). Jadi simbolis support serta rasa yakin, pria yang akrab disapa Demiz itu disematkan kain ulos oleh perwakilan Keluarga Besar Manurung. 

Argumen pemberian support itu karena Demiz dinilai jadi sosok yang bersih serta dekat dengan orang-orang. Hingga, pihaknya siap mensupport serta juga akan berupaya memenangi Demiz yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi di piglub kelak. 

Demiz sendiri mengemukakan apresiasinya atas support itu. Pemberian kain ulos juga berikan kesan sendiri baginya. 

Sesaat terlebih dulu, Demiz pernah lakukan kampanye ditempat beda. Ia mendatangi pasar tumpah di Perum Peruri Karawang. 

Ia diterima ketertarikan warga. Bahkan juga, ia diarak memakai delman untuk berkeliling-keliling pasar. Seperti umum, warga berebut untuk dapat berswafoto dengan Demiz. Demiz juga dengan ramah melayani keinginan warga. 

Peristiwa unik yang lain yaitu Demiz pernah makan gorengan pada salah seseorang pedagang bernama Retno. Makanan itu digratiskan sang pedagang. Tapi, Demiz menampik serta tetaplah membayar dengan argumen Retno tengah berjualan untuk mencari rejeki. 

Demiz sempat juga berdiskusi dengan beberapa pedagang serta warga. Sebagian warga pernah mencurahkan keinginannya. Bahkan juga banyak yang mendoakan supaya Demiz dapat memenangi pilgub.

BANDARQ - Keluarga Besar Batak Marga Manurung Dukung Deddy Mizwar

BANDARQ-  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Menerapkan Pemblokiran kartu SIM Prabayar Bagi yang tidak Mendaftarkan Kartu SIM CARD
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Menerapkan Pemblokiran kartu SIM Prabayar Bagi yang tidak Mendaftarkan Kartu SIM CARD

    pemblokiran kartu SIM prabayar yang belum teregistrasi mulai 1 Maret 2018. Namun, pemblokiran baru  pada tahap layanan telepon dan SMS keluarPemblokiran tahap ini belaku hingga 31 Maret 2018. Jika setelah itu pelanggan belum juga meregistrasi, maka pemblokiran kartu SIM akan ditambah pada layanan telepon dan SMS masuk.

Kalau kartunya sudah tidak aktif (saat batas waktu registrasi berakhir pada 1 Mei 2018), maka sudah tidak bisa digunakan lagi Cara satu-satunya ya beli kartu baru dan itu pun juga harus registrasi, kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo Ahmad M Ramli.

Menurut Ahmad Mramli  Pelanggan masih bisa melakukan Registrasi kartu SIM selama belum Mencapai Masa Blokir Total yaitu pada tangal 1 mei 2018 dan setelah priode registrasi tahap pertama pada 28 Februari Pelanggan masih bisa mendaftarkan Nomor kartu SIM.

Jika sampai hari ini belum juga melakukan Regustrasi akan tetapi setelah diblokir besok sang pelanggan masih bisa Registrasi dan setelahnya kartu SIM otomatis akan aktif Kembali menurut penjelaskan yang dituturkan oleh Ramli.



BANDARQ- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Menerapkan Pemblokiran kartu SIM Prabayar Bagi yang tidak Mendaftarkan Kartu SIM CARD

Korban Banjir di Brebes Dapat Bantuan Dari Kopassus

BANDARQ
Kopassus Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir di Brebes

BANDARQ - Kopassus memberi pertolongan untuk korban banjir di Brebes, Jawa Tengah. Pertolongan yang didapatkan berbentuk sembako, baju, peralatan bayi sampai alat catat sekolah. 

"Pertolongan kemanusiaan diberikan ke tiga tempat yakni, tempat pertama di Dukuh Bojong Desa Kali Buntu, untuk tempat ke-2 di Dukuh Balewong, Desa Bojong Sari serta ke-3 di Desa Babakan," tutur Kapen Kopassus Letkol Inf Achmad Munir, dalam keterangannya pada Intanqq. com, Jumat (2/3/2018). 

Pertolongan sosial itu diangkut dengan memakai Kereta Api dari Stasiun Bandan, jakarta Utara. Kopassus juga memberi kain batik sejumlah 1. 000 buah serta pakaian layak gunakan yang begitu dibutuhkan masyarakat Losari, sejumlah 27 karung. 

"Jadi untuk pertolongan pakaian, serta kain saya segera beri pada ibu-ibu yang perlu, ya systemnya seperti pelelangan, siapa yang ingin pakaian ini, lantas ada yang nunjuk serta segera saya beri, selalu sesuai sama itu, jadi tak ada yang tentukan pilih," ucap Koordinator 'Kopassus Peduli-Banjir Brebes' Letkol Inf Sapto Broto, dalam info itu. 

Pembagian pertolongan Kopassus ini mencakup daerah pelosok-pelosok serta desa yang susah ditempuh. Akses ke daerah itu susah ditempuh karna jalan rusak karena terjangan banjir bandang sekian hari kemarin.

BANDARQ - Korban Banjir di Brebes Dapat Bantuan Dari Kopassus

Angela Lee Mengaku Pernah Dibutakan Oleh Uang

BANDARQ
Angela Lee Dimintai Keterangan Oleh Pihak Wartawan
BANDARQ - Sebelumnya tersangkut masalah penipuan Rp 12, 1 miliar yang membuatnya ditahan polisi, Angela Lee sempat berkeluh kesah di sosial media masalah utang yang melilitnya. November 2017 memposting tulisan panjang mengenai problem yang tengah membelitnya. Artis FTV yang dikenal juga jadi selebgram itu mengakui salah jalan karna dibutakan oleh uang. 

"Satu hal yg berlangsung padaku yaitu saya dibutakan oleh uang uang serta uang. Saya terlilit hutang berbunga-bunga hingga jadi angka yang super fantastik sekali nominalnya," catat Angela Lee. 

Angela Lee mengakui begitu frustrasi dengan problem utang yang membelitnya. Waktu itu, diakuinya telah berupaya untuk membayar semuanya utang yang jumlahnya disebut begitu fantastis itu. 

"Serta semua langkah kucari agar saya dapat membayar semuanya. Dari gali lubang tutup lubang ke kanan kiri, dari saya ambillah barang saya cicilin saya gadaikan selalu saya gunakan buat bayar bunga serta bayar hutang," lanjutnya. 

Tetapi nyatanya Angela Lee mengakui salah langkah. Semua langkah yang dikerjakannya untuk membayar utang itu jadi membuatnya makin terperosok ke problem utang yang lebih dalam. Bukannya tutup semuanya utang yang sudah ada, Angela Lee jadi buat utangnya makin membengkak begitu besar. 

"Tetapi Tapi semuanya nyatanya SALAH BESAR. Apa yang saya rencana salah besar, tidak tutup semuanya jumlah, jadi menaikkan serta menaikkan jadi angka yg begitu super fantastis," sambung Angela.

BANDARQ - Angela Lee Mengaku Pernah Dibutakan Oleh Uang

BANDARQ - Buwas Menyatakan Jokowi Juga Setuju Ide Penjara Narkoba Dijaga Buaya

BANDARQ
Buwas Mengajukan Bahwa Napi Kasus Narkoba Dipenjara Dalam Jagaan Buaya
BANDARQ - Bekas Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso atau Buwas mengakui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah menyepakati inspirasi mengenai lapas spesial napi masalah narkoba yang dijaga buaya. Tetapi demikian, hal tersebut terputus di Kementerian Hukum serta Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM). 

"Ketika omong-omong itu disuruh Presiden serta sesungguhnya Presiden telah memerintahkan Menkum HAM untuk mewujudkan rencana mengenai penjara di pulau, mengenai penjara itu direalisasikan," kata Buwas waktu didapati di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (1/3/2018). 

Menurut Buwas, Jokowi waktu itu telah tegas memberikan instruksi hal itu. " Presiden sesungguhnya telah tegas, hanya pembantu Presiden yang belum juga, " tegas dia. 

Bahkan juga Jokowi telah memerintahkan mencari tempat pulau yang cocok untuk beberapa napi itu. Kata Jokowi, lanjut Budi Waseso, Indonesia mempunyai pulau yang begitu luas hingga percaya juga akan terealisasi idenya. 

"Di pulau itu tahan, di pulau itu realisasikan, mencari pulau kita banyak, tetapkan cobalah koordinasi pada BNN, kepolisian, Menkumham serta lain-lainnya," kata dia.  

"Saksikan Menteri Kelautan serta Perikanan, check mana tempat yang pas sesuai sama itu yang disebut Pak Buwas, telah survei-survei selalu hilang. Itu telah dibicarakan," papar Buwas.

BANDARQ - Buwas Menyatakan Jokowi Juga Setuju Ide Penjara Narkoba Dijaga Buaya

BANDARQ- Beberapa Sejarah Tradisi Perayaan Imlek yang sering dilakukan diindonesia


Beberapa Sejarah Tradisi Perayaan Imlek yang sering dilakukan diindonesia

  
BANDARQ-  Imlek menjadi perayaan Besar tahunan bagi masyarakat Tionghoa di mana pun mereka berada termasuk di Indonesia dan Perayaan yang khas dengan unsur warna merah itu menjadi momen untuk bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga dan dalam tradisi tersebut Warna Merah Dianggap Sebagai Warna Yang membawa Rejeki.

Tak hanya itu Imlek juga kerap diramaikan dengan beragam pertunjukan khas Tiongkok dan Sebut saja pementasan Barongsai dan Liong/NAGA Namun, kemeriahan Imlek sempat meredup di Indonesia dan Tepatnya sepanjang masa Orde Baru ketika pemerintah melarang perayaan Imlek di muka umum.

Barulah pada masa Reformasi Imlek kembali memperoleh kebebasannya dan Bahkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002, Hari Raya Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional dan Mereka juga diberikan Kebebasan Untuk melakukan perayaan imlek dengan bebas Serta melakukan Tradisi dan Pertunjukan Barongsai Juga diijinkan kembali untuk diperunjukkan didepan umum.


A. Pertunjukan Barongsai




Kegiatan yang sangat identik dengan tahun baru Imlek, tak lain dan tak bukan adalah pertunjukan Liong dan Barongsai 
Beberapa atraksi Barongsai kerap kali ditampilkan di beberapa pusat perbelanjaan Sedangkan di kawasan Pecinan, biasanya diselenggarakan pawai dengan mengarak Naga Liong dan Barongsai secara bersamaan.

Salah satu yang menarik adalah interaksi anak-anak dengan Barongsai dan Yakni membagi-bagikan angpau yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan dan juga ada kadang kalahnya kumis dari barongsai itu juga kerap diambil dan dijadikan sebagai gelang dan kerap dikatanya dapat memberikan keberuntungan dan sedikit ketenangan bagi Pemakainya.

B. Tradisi Angpau


ANGPAO

Amplop merah yang jadi makanan barongsai ini juga populer saat Imlek Angpau berisi uang tunai diberikan untuk anak-anak, keluarga, teman dan karyawan saat Imlek. Namun, ada etiket dalam memberikan angpau dan dalam kasus pemberian angpao ini biasanya dilakukan oleh orang dewasa yang sudah menikah.


Amplop ini biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah, isinya harus genap dan tidak boleh berisi satuan empat, karena kata empat dalam bahasa China mirip dengan kata kematian dan dikarenkan identik inilah maka mereka tidak ada yang memberikan uang dengan nominal tersebut yang mungkin angka tersebut kerap dianggap angka sial.





BANDARQ- Beberapa Sejarah Tradisi Perayaan Imlek yang sering dilakukan diindonesia

►

- Copyright © Berita Terupdate Intanqq - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -