Sabtu, 27 Januari 2018

BandarQ- Tidak Diberikan Uang Untuk Beli Sabu, Dika Ancam Bunuh Ibunya Mengunakan Parang

Tidak Diberikan Uang Untuk Beli Sabu, Dika Ancam Bunuh Ibunya Mengunakan Parang

BandarQ
Dika (21) ABG pengangguran yang tinggal di Sindang Sari, Sambutan, Samarinda Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, ditangkap polisi, disebabkan dia marah dan mengancam akan menghabisi ibunya karena tidak dikasih uang membeli sabu. Dika sekarang direhab di Pusat Rehabilitasi Ketergantungan Narkotika di Samarinda.

Kejadian itu terjadi Jumat pagi pukul 09.00 Wita. Para tetangga mendengar Dika menjerit dari dalam rumahnya dan mengancam akan menghabisi nyawa ibu kandungnya. jeritan itu, mengundang perhatian para tetangga.

"Petugas Bhabinkamtibmas (Aiptu Adnan) yang terima info awal, ada warga Sindang Sari, ada warga mengamuk, minta uang tidak dikasih ibunya. Petugas langsung cek ke sana," ungkap Kasubbag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan, Jumat (26/1).

Polisi yang tiba di rumah Dika, sedikit terkejut. Dika seperti masih dalam pengaruh obat terlarang itu terlihat memegang parang. "Kondisinya sakau, minta uang untuk beli barang (sabu) tidak dikasih ibunya," kata Danovan

Ibunya  takut bukan main. Karena ibu dan tetangga sekitar mengkhawatirkan Dika, yang hanya lulusan SMP itu khilaf dan berbuat nekat.

"Dia (Dika) bawa parang mau menghabisi ibunya. Kalau bawa parang itu kan indikasinya lain," tutur Danovan.

Upaya pendekatan persuasif Bhabinkamtibmas bersama Babinsa TNI AD berujung Dika diamankan tanpa ada yang terluka. "Tidak ada perlawanan dari yang bersangkutan (Dika)," jelas Danovan.

Dilaporkan Dika diamankan di Mapolsekta Samarinda Ilir, di Jalan Bhayangkara. Saat dicek, Dika sudah dibawa petugas BNN ke pusat rehabilitasi BNN Tanah Merah, di poros jalan Samarinda-Bontang.

"Benar, sekarang dia menjalani pemeriksaan dulu di BNN. Karena perlu digali dulu keterangannya soal penggunaan narkoba itu. Barang bukti parang juga sudah kita amankan," tutup Danovan.

- Copyright © Berita Terupdate Intanqq - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -