Sabtu, 30 September 2017
BANDARQ
Ada 7 Hewan Punah yang Berencana Dibangkitkan Kembali Oleh Ilmuwan![]() |
| Ada 7 Hewan Punah yang Berencana Dibangkitkan Kembali Oleh Ilmuwan |
Ada banyak sekali ilmuwan dari seluruh penjuru dunia ingin mencoba untuk melakukan penyempurnaan dalam hal kloning dan rekayasa genetik untuk melakukan hal ini. Hal ini didorong oleh banyak hal, mulai dari ingin melihat kembali beberapa spesies purba, atau bisa saja karena merasa bersalah karena beberapa binatang memang punah karena ulah manusia.
Berikut ini ada beberapa hewan punah yang ingin 'dibangkitkan' kembali oleh ilmuwan.
1. Lumba-lumba sungai Baiji
Lumba-lumba sungai Baiji ini adalah spesies lumba-lumba yang hidup di Sungai Yangtze di China, hingga kepunahannya di tahun 2002. Ia adalah spesies lumba-lumba pertama yang punah disebabkan ulah manusia. Selain itu, ia juga megafauna atau mamalia besar pertama yang punah dalam beberapa dekade terakhir.
Sejumlah keinginan untuk melakukan de-extinction ke lumba-lumba ini sudah sering disebutkan. Menurut Mother Nature Network, para ilmuwan berniat untuk melakukannya, sebab kepunahannya masih tergolong baru. Dengan ini, DNA dari lumba-lumba ini masih cukup mudah untuk di simulasi.
Meski begitu, hal ini rupanya masih belum berhasil dan sepertinya masih dengan keras diupayakan.
2. Saber-Toothed Cat
Saber-Toothed Cat adalah harimau yang sosoknya mungkin kita kenal di film animasi. Harimau ini hidup kira-kira 9.000 tahun yang lalu, dan punah terkena dampak pemanasan global yang dikenal sebagai kepunahan di periode kuarter.
Ilmuwan sendiri sangat berminat untuk membangkitkan kembali hewan-hewan dari zaman es seperti ini, dan harimau ini jadi pilihan utama. para ilmuwan akan mengambil sampel DNA untuk kloning dari The La Brea Tar Pits di Los Angeles yang menyimpan fosil dari makhluk ini.
3. Badak berbulu
Badak berbulu sama seperti saber-toothed cat, yang merupakan binatang yang punah di periode kuarter karena pemanasan global. Ilmuwan tertarik untuk melakukan kloning terhadap binatang ini karena landasan yang menarik.
Dilansir dari Nature World News, di tahun 2015 lalu, seekor bayi badak berbulu ditemukan beku di daerah Siberia. Diperkirakan, ia secara sempurna mengawet di es selama 12.000 tahun.
Nature World News menyebut bahwa percobaan untuk mengkloning binatang pra-sejarah ini sudah dilakukan, namun mereplika DNA dan menemukan indukannya adalah hal yang sulit. Selain itu, relasi dari badak berbulu yang paling dekat adalah Badan Sumatera, yang merupakan binatang yang hampir punah pula.
4. Thylacine
Thylacine adalah binatang yang pernah hidup di Australia, dan lebih kenal sebagai Harimau Australia, meski sebenarnya ia adalah marsupial.
Binatang ini disebut punah karena kekeringan dan pemanasan ekstrem di tahun 1930an lalu, namun dipercaya bahwa perburuan binatang ini karena dianggap hama adalah penyebab utamanya ia punah. Orang Australia sendiri sangat marah akan hal ini. Pasalnya, sebenarnya binatang ini tak berbahaya. Binatang ini memang mirip serigala dan harimau, namun memiliki kantung seperti wombat dan marsupial lain. Thylacine terakhir meninggal di penangkaran.
Para ilmuwan Australia sendiri sangat gencar untuk membuat kloning dari binatang yang telah 80 tahun punah ini. Para ilmuwan ini telah mengembangkan replikasi DNA dari Thylacine yang memang sudah ada sejak lama, dan jika berhasil akan menginjeksikan sel telur ke Tasmanian Devil.
5. Burung Dodo
Dodo adalah seekor burung yang tak bisa terbang, dan binatang asli dari Mauritius di Samudera Hindia, sebuah pulau di Timur Madagaskar. Relasi terdekat dari dodo adalah dara dan merpati.
Dodo punah di abad ke 17 karena pulau yang mulai dihuni oleh para pemukim dari Belanda. Selain teropresi oleh manusia, dodo juga terkena penyakit yang ditularkan babi dan tikus. Telur dodo juga tak luput dikonsumsi oleh predator.
Banyak hal yang dilakukan untuk melakukan de-extinction kepada dodo. berbagai konferensi pers sampai TED Talk pun pernah dihelat untuk mencoba menghidupkan kembali binatang yang digambarkan berbentuk imut ini. Masalahnya, pencarian DNA untuk replikasi sangat terhambat. Terlebih lagi kerangka dodo secara lengkap tak pernah ada.
6. Kambing gunung
Kambing gunung dengan spesies Pyrenean ibex yang lebih dikenal dengan nama spanyolnya yakni Bucardo, tinggal di pegunungan Spanyol pada tahun 200 lalu. Perusakan habitat dan perburuan adalah penyebab utama dari hal ini.
Bucardo sendiri sudah dikloning dan diklaim berhasil. Di tahun 2009, ilmuwan mampu mengambil sel kulit beku, menciptakan embrio, dan setelah banyak sekali upaya inseminasi gagal, seekor kambing betina akhirnya melahirkan bayi bucardo dari sel telur kloning. Sayangnya, bayi ini hanya hidup selama 7 menit karena paru-paru yang tak normal.
7. Mammoth
gajah bergading panjang dan berbulu ini punah di zaman es terakhir ribuan tahun lalu. Awalnya diperkirakan punah oleh perburuan, namun secara lebih akurat diperkirakan binatang ini punah seperti badak berbulu dan saber-toothed cat, yakni karena pemanasan global yang menyebabkan kepunahan periode kuarter.
Para arkeolog banyak menemukan fosil-fosil mammoth di Arktik, dan para ilmuwan sangat tertarik pada hewan yang kerap jadi simbol zaman es ini. Ilmuwan sangat gencar untuk melakukan restrukturisasi genom khusus untuk binatang ini. Hasilnya masih belum terlalu kelihatan.
Kerabat mammoth paling dekat adalah Gajah Asia yang tersebar di Sumatera, Thailand, India serta Nepal. Gajah Asia yang sebenarnya juga statusnya terancam, adalah kunci untuk bangkitnya mammoth. Mammoth sendiri dianggap merupakan objek kloning ideal karena dapat memulihkan keseimbangan ekologis di padang es permafrost dan padang rumput Siberia.
Itulah sejumlah hewan yang ingin dibangkitkan kembali oleh ilmuwan dari seluruh penjuru dunia. Berita ini dikutip dari dominoqq.






Posting Komentar