Selasa, 27 Maret 2018
BandarQ- Rumah koordinator Pengemis di Samarinda Digerebek, Uang dan 2 Motor Diamankan
![]() |
| Rumah koordinator Pengemis di Samarinda Digerebek, Uang dan 2 Motor Diamankan |
BandarQ
Rumah yang diduga adalah tempat penampungan pengemis di tiga lokasi di Samarinda, Kalimantan Timur, digrebek Satpol PP Kota Samarinda. Sembilan pengemis seluruhnya asal Madura diamankan, dua di antaranya bertugas sebagai koordinator pengemis, dengan penghasilan per hari nya mencapai 400 ribu.
Penggerebekan dilakukan dengan cara operasi penertiban, dilakukan sejak Senin (26/3) malam sekira pukul 11.00 WITA, hingga pukul 04.00 WITA pagi tadi di Jalan Perjuangan, Jalan Gerilya dan kawasan Jalan KH Damanhuri.
Petugas juga mendapatkan perlawanan dari terduga koordinator pengemis, Jupri. Jupri tidak mau ditangkap dan akhirnya dibawa ke RT untuk dibantu penangkapannya.
"Kita gerebek rumah terduga koordinator pengemis, Jupri, yang sudah kita awasi ya. Dia ada memelihara 7 orang pengemis bahkan ada penyandang disabilitas, dan lansia," ungkap Kasi Operasional Satpol PP Kota Samarinda Teguh Setyawardhana, di kantornya, Jalan Cempaka, Selasa (27/3).
Jupri melawan walaupun petugas sudah mempunyai data dan bukti. Tapi setelah ketua RT berkoordinasi dengan Babinsa, Jupri akhirnya tidak bisa melawan lagi. "Dia ini sistem bagi hasil, di mana 75 persen untuk koordinator. Sisanya 25 persen untuk pekerja pengemis," jelas Teguh.
Di rumah diduga penampungan pengemis, didapatkan tiket pesawat elektronik keberangkatan dari Surabaya dengan tujuan Balikpapan. Sedangkan itu, juga didapatkan uang receh dan lembaran rata-rata Rp 2 ribu, senilai tidak kurang Rp 3 juta.
"Ada 2 motor yang terbilang mahal ya. Juga kita amankan 9 unit telepon selular, 2 di antaranya android," tutur Teguh.
Teguh menilai, para pengemis ini, tidak pernah takut walaupun sudah berulang kali dipulangkan, dan disanksi Perda No 07/2017 dengan ancaman denda Rp 50 juta. "Jadi mereka ini dipulangkan naik kapal, kembali ke sini naik pesawat," katanya
Sekitar 5 jam melakukan operasi gelandangan, pengemis dan anjal, petugas mengamankan total 9 orang. Selain Jupri, terduga koordinator pengemis lain yang punya 2 pekerja pengemis, juga diamankan.
"Jadi koordinator ini yang menghidupi para pengemis, dibawa dari Madura. Sementara kita amankan 7 hari kedepan, dan konsumsi ditanggung Dinas Sosial. Awal April depan ini, kita sidang tipiring," tutup Teguh






Posting Komentar