BANDARQ- Staf khusus Kepala Bakamla, Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi disebut sebagai otak suap dalam proyek pengadaan satelit monitoring
Kamis, 25 Januari 2018
BANDARQ- Staf khusus Kepala Bakamla, Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi disebut sebagai otak suap dalam proyek pengadaan satelit monitoring
![]() |
| Staf khusus Kepala Bakamla, Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi disebut sebagai otak suap dalam proyek pengadaan satelit monitoring |
BANDARQ- Staf khusus Kepala Bakamla, Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi disebut sebagai otak suap dalam proyek pengadaan satelit monitoring dan drone di Badan Keamanan Laut (Bakamla). Ali Fahmi juga disebut sebagai pihak yang mengajak Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia Esa, Fahmi Darmawansyah, bermain proyek tersebut.
Fahmi Habsyi yang awalnya ajak ada pekerjaan di Bakamla. Kalau nggak salah di kantor saya. Dia menyakinkan kalau dia di Bakamla banyak kenal orang, ungkap Fahmi Darmawansyah saat bersaksi untuk terdakwa Nofel Hasan selaku Kabiro Perencanaan dan Organisasi Bakamla di Pengadilan Tipikor
Menurut Fahmi, Ali yang disebut-sebut sebagai Kader PDIP itu memberitahukan soal proyek di Bakamla. Kepada Fahmi, Ali meyakinkan jika proyek itu dapat diraih dan Suami dari artis Inneke Koesherawati itu mengungkapkan bahwa Ali sudah mempunyai informasi soal proyek di Bakamla. Terutama, kata Fahmi, soal anggaran pengadaan satelit monitoring dan drone.
Setelah pertemuan beberapa kali di-folow up sama Adami sama Hardy. Untuk drone Rp 500 miliar berapa, sama setelit monitoring Rp 400 miliar sekian, jelasnya Untuk merealiasikan hal itu, kata Fahmi, Ali menyampaikan soal fee pemulus. Ali juga menjelaskan alokasi jatah untuk sejumlah pihak Permintaannya ganti-ganti dari 15 persen sampe 20 persen, berubah-ubah,tutur dia kepada kami Bandarq
Fahmi kemudian memenuhi permintaan Staf Khusus Kepala Bakamla itu. Fahmi menuturkan dirinya menyerahkan uang Rp 24 miliar ke Ali. Dari jumlah tersebut, Ali kemudian mendistribusikannya ke sejumlah pihak, termasuk sejumlah anggota DPR RI.






Posting Komentar