Rabu, 25 Oktober 2017

BANDARQ


Pada Masa Kampaye garang, Sekarang Sandiaga Uno Seolah Lupa Soal Janji Lepas Saham Perusahaan Bir




Bandarq
Salah satu janji kampanye Anies Baswedan- Sandiaga Uno di Pilgub DKI lalu adalah menjual saham Pemprov DKI Jakarta pada perusahaan bir di PT Delta Djakarta Tbk. Saat Pilgub DKI lalu, Sandiaga dengan tegasnya menyatakan hal itu akan dilakukan karena bukan prioritas dan keuntungan didapat dianggap haram bagi Jakarta.

"Kalau bisa kita gunakan dana hasil penjualan yang lebih bernilaia buat masyarakat, daripada menunggu deviden dari sebuah investasi yang sangat-sangat tidak syariah," kata Sandiaga kepada Dominoqq, Selasa (24/1) lalu.

Saat itu, Sandiaga menyatakan pembahasan itu sudah dilakukan timnya bila memenangkan Pilgub DKI. karena pihaknya bakal lebih mengutamakan anggaran Pemprov DKI demi memajukan pendidikan maupun ketersediaan lapangan kerja bagi warga.

"Kepemilikan perusahaan yang memproduksi minuman keras bukan prioritas pembangunan DKI ke depan, dan jauh dari konsep kita untuk menghadirkan kota Jakarta yang membantu dan membela rakyat," ungkapnya

Tiga bulan kemudian, Sandi menyatakan akan melepas saham Pemprov DKI Jakarta pada perusahaan bir di PT Delta Djakarta Tbk setelah dilantik dan menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sandi mengatakan, jarang jika Pemprov DKI memiliki saham yang tidak berkepentingan langsung dengan kebutuhan warga Jakarta.

"Tidak esensial sebuah pemerintah provinsi memiliki saham di perusahaan yang tidak memiliki kepentingan terhadap harapan hidup orang banyak," kata Sandi di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (23/4).

Kata Sandi,rencana pelepasan saham itu telah dibahas bersama Anies Baswedan. Setelah dilantik pada Oktober 2017, Sandiaga akan segera menjual saham tersebut.

"Saya komitmen, saya sudah sampaikan ke Pak Anies untuk didukung. Itu janji sudah saya sampaikan jauh-jauh hari antara Maret atau Juni 2016, lebih satu tahun," ungkap Sandiaga.

Sekarang setelah dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI, Anies dan Sandi kembali diingatkan akan janji kampanyenya itu. Tapi kali ini Sandiaga tidak mau menanggapi lebih jauh soal rencana melepas saham Pemprov DKI atas perusahaan bir tersebut.

Sandiaga menilai wacana ini sangat sensitif, terlebih saham PT Delta ada di Bursa Efek Indonesia. Saya bersama Anies Baswedan akan hati-hati mengambil keputusan. Ditakutkan jika saham dilepas bisa berdampak pada pergerakan saham yang negatif di BEI.

"Ini karena sangat sensitif, itu perusahaan publik. Kita sebagai pemegang saham mestinya tidak memberikan komentar yang mungkin bisa berpengaruh terhadap pergerakan harga saham," ungkap Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/10).

Meskipun, dia menyatakan setiap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan terus dilakukan review dengan melihat ada untung atau ruginya bagi Jakarta. Dia juga tidak akan pura-pura menutup mata ada beberapa kelompok yang menginginkan saham PT Delta untuk dijual atau didivestasi.

"Ada beberapa kelompok masyarakat yang menginginkan terbuka peluang untuk mendivestasikan Delta Jakarta. Tapi pada saat ini kami belum pada tahap untuk pembahasan," tutupnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta memiliki saham sebesar 26,25 persen di PT Delta Djakarta Tbk. Kepemilikan saham itu sudah ada sejak tahun 1970


         

- Copyright © Berita Terupdate Intanqq - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -