Selasa, 03 Oktober 2017

BANDARQ


Menhan: Jokowi Sudah Melakukan Peringatan Kepada Jenderal Gatot



Bandarq
Presiden Joko Widodo dalam sidang paripurna Kabinet di Istana Negara sempat memberikan sindiran agar jajaran di bawahnya tidak terus mengatakan pernyataan yang membuat masyarakat bingung. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan sindiran itu untuk Panglima TNI Jenderal Gatot Subroto.

"Saya rasa sudah (Jokowi tegur Jenderal Gatot). Kan beliau dipanggil, Menko Polhukam dipanggil. Saya enggak. Pastilah ada dikasih tahu lah, saya juga sering juga dikasih tahu. Enggak ada masalah," kata Ryamizard, di Istana Negara, Jakarta, Senin 2 Oktober 2017.

Ryamizard menegaskan, dalam arahan Presiden Jokowi memang menginginkan agar situasi tetap damai dan tidak ada keributan apapun.Di dalam kabinet, tidak boleh ada politik yang justru memunculkan keresahan.

"Kalau di luar orang politik segala macam maklum lah. Tapi di dalam lingkaran kabinet enggak boleh," sambung mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu.

Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot mengenai adanya 5 ribu senjata, memang sempat menimbulkan polemik. Menko Polhukam Wiranto bahkan langsung membantahnya, dan menyebut pengadaan senjata yang benar sekitar 500 pucuk yang dipesan BIN secara resmi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyindir bawahannya yang kerap memberikan pernyataan yang membuat masyarakat khawatir dan bingung. Tanpa menyebut nama, Jokowi mengingatkan politik negara harus kondusif. berita ini dikutip dari dominoqq

Menurut dia, bawahannya harus ingat sebagai bagian dari pemerintah harus memperhatikan sikap dan pernyataan.

"Politik harus kondusif. Oleh sebab itu, jangan bertindak dan bertutur kata yang membuat masyarakat khawatir dan bingung. Semuanya," kata Jokowi, dalam pidato pembukaanya pada rapat kabinet paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 2 Oktober 2017.



- Copyright © Berita Terupdate Intanqq - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -