Rabu, 21 Maret 2018
Mertua Dian Sastro Mangkir Panggilan KPK, Diduga Menyuap Pesawat Garuda
![]() |
| Mertua Dian Sastro Mangkir Panggilan KPK |
Bandarq - Entrepreneur Adiguna Sutowo tidak menghadiri kontrol Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkaitan masalah kasus sangkaan suap pengadaan pesawat serta mesin pesawat Rolls-Royce oleh PT Garuda Indonesia. Adiguna sedianya di check kemampuannya jadi saksi.
"Tak ada info, sampai sore hari ini belum juga didapat konfirmasi berkaitan argumen ketidakhadiran saksi," tutur Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (20 /03/18). Kontrol pada mertua Dian Sastrowardoyo itu disangka untuk memahami PT Mugi Rekso Kekal, grup usaha ini dibangun Adiguna dengan tersangka Soetikno Soedarjo.
KPK mengira grup usaha itu bergesekan dengan masalah suap pada bekas Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar.
Sebab, penyidik KPK belakangan ini intensif menyebut beberapa pejabat PT MRA, termasuk juga, tangan kanan Soetikno, Sallyawati Rahardja. Febri juga mengaku, tim penyidik sekarang ini tengah konsentrasi memahami peranan Soetikno Soedarjo di grup usaha PT MRA.
"Juga akan diliat lebih jauh mekanisme di MRA umpamanya pendirian MRA, tempat saksi serta tempat tersangka waktu itu," terang Febri. Menurutnya, tim penyidik juga akan menyebut kembali Adiguna untuk di check jadi saksi. Tetapi, Febri masih tetap belum juga ketahui saat pemanggilan serta kontrol pada Adiguna.
Dalam masalah ini, KPK sudah mengambil keputusan dua tersangka berkaitan masalah itu, yakni Emirsyah Satar serta Soetikno Soedarjo yang disebut Presiden Komisaris PT Mugi Rekso Kekal (MRA).
Emirsyah Satar dalam perkara ini disangka terima suap 1, 2 juta Euro serta USD 180 ribu atau sejumlah keseluruhan Rp 20 miliar.
Ia juga disangka terima barang sejumlah US$ 2 juta yang menyebar di Singapura serta Indonesia, dari perusahaan manufaktur terpenting asal Inggris, Rolls Royce dalam pembelian 50 mesin pesawat Airbus SAS pada periode 2005-2014 di PT Garuda Indonesia. KPK mengira, pemberian suap itu dikerjakan lewat seseorang penghubung Soetikno Soedarjo sebagai beneficial owner dari Connaught International Pte Ltd yang berada di Singapura.






Posting Komentar