Sabtu, 06 Januari 2018

BANDARQ- Nakhoda Kapal Cepat Awet Muda yang Melanggar Izin Sedang di Buru Polisi

Nakhoda Kapal Cepat Awet Muda yang Melanggar Izin Sedang di Buru Polisi


BANDARQ-   Kecelakaan laut yang dialami oleh Kapal Cepat Awet Muda di perairan Tanjung Serai Bagan 13, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), masih terus diusut dinyatakan Keram dan Memakan Korban Kapal Awet Muda ini Memang sedang diburu oleh polisi.

Sejauh ini, kepolisian sedang memburu nakhoda atau disebut serang kapal cepat yang melarikan diri usai kecelakaan laut.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, membenarkan bahwa polisi sedang mencari nakhoda Kapal Cepat Awet Muda yang sudah ditetapkan sebagai pelaku kecelakaan ini dan diduga Sang Nakhoda ini sebagai penyebat karamnya kapal ini.

Kecelakaan laut yang terjadi pada Rabu, 3 Januari 2018, sekitar pukul 18.00 WIB, menewaskan 13 penumpang. Kapal cepat tersebut ternyata tidak dilengkapi dengan peralatan keselamatan penumpang.Direktorat Polair Polda Sumsel sedang mencari pelaku yang bertugas sebagai sopir atau serang Kapal Cepat Awet Muda. Kernetnya sudah kita temukan, serang-nya masih buronan hingga sekarang, ucap dia kepada kami BANDARQ, saat menggelar konferensi pers di aula Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Palembang, Jumat, 5 Januari 2018.

Serang Kapal Cepat Awet Muda sudah melakukan kelalaian karena tidak menyediakan jaket pelampung untuk keselamatan para penumpang. Pelaku bisa dikenakan Pasal 359 KUHP dan Undang-Undang Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 ,Polda Sumsel juga akan melihat surat izin pelayaran Kapal Cepat Awet Muda. Jika perizinannya tersebut tidak ada, pihaknya akan menindaklanjutinya.

Saya berharap serang Kapal Cepat Awet Muda segera menyerahkan diri agar kasus ini segera tuntas,katanya.Selama ini, pihak kepolisian melalui Direktorat Polda Sumsel sering menggelar patroli ,Mereka sudah berulang kali memperingatkan para penyedia jasa transportasi perairan, untuk selalu menyiapkan alat keselamatan penumpang ,Melihat kasus kecelakaan laut ini, ternyata masih banyak penyedia jasa transportasi perairan yang masih tidak tunduk pada aturan keselamatan.

Kita sudah memberitahu secara preventif dan edukatif, tapi masih saja ada serang yang nakal. Mereka ingin mengeluarkan biaya sekecilnya, dengan mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Tapi menyampingkan keselamatan penumpang, ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Polda Sumsel juga sudah berkoordinasi dengan Gubernur Alex Noerdin untuk memberi tindakan tegas bagi serang melanggar aturan.

Saat proses evakuasi yang dilakukan tim Basarnas Sumsel, Polairud Sumsel dan TNI Angkatan Laut (AL), lanjut Zulkarnain, memang agak kesulitan. Sebab, ombak perairan Banyuasin sedang tinggi, kendati hanya di aliran sungai ,Anggota tim sangat berhati-hati dalam pencarian dan pengevakuasian para korban. Sampai Jumat pagi ini, pencarian dihentikan karena semua korban sudah ditemukan,tuturnya.

- Copyright © Berita Terupdate Intanqq - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -