Jumat, 05 Januari 2018

BANDARQ- Kisah Ibu Pengasuh Bayi-Bayi Orangutan di Kalimantan

Kisah Ibu Pengasuh Bayi-Bayi Orangutan di Kalimantan


BANDARQ- Palangka Raya - Pagi itu, Letha Kristin pengasuh bayi orangutan, duduk termenung di depan mess dekat kantornya. Matanya yang sembab karena semalam menangis nampak menerawang jauh ke dalam hutan. Tak henti-hentinya ia memanjatkan doa kepada Tuhannya, agar orang utan yang dirawat nya itu terbaring di rumah sakit. 

Apa gerangan yang membuatnya begitu meratap? Rupanya hati wanita Dayak saat itu tengah gundah. Betapa tidak, si Hanao, orangutan (Pongo pygmaeus) yang dirawatnya sejak bayi ternyata harus terkapar sekarat di dalam klinik yang masih satu lokasi dengan mess tempatnya istirahatnya itu dan itu membuat ibu Letha merasa sedih.

Ia mengaku sangat terpukul dengan kejadian saat itu. Untungnya, nyawa Hanao bisa tertolong dan sekarang ia sudah besar ,Hubungan saya dengan Hanao itu ibarat ibu dan anak,ujar Litha Kristin, saat kembali menceritakan pengalamanya ketika ditemui di Pusat Reintroduksi Orangutan Nyaru Menteng milik yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) di Jalan Cilik Riwut Km.28 Palangka Raya, akhir Desember lalu.

Ia kemudian berkisah awal mula mengapa sampai menjadi pengasuh bagi orangutan di Nyaru Menteng ini ini lah salah satu cerita yang akan diberitahukan kepada kita,info kami BANDARQ dan Saat itu sekitar tahun 2007 usai lulus SMA, ia sempat bekerja sebagai pelayan di sebuah usaha jasa foto kopi yang berada di Palangka Raya. Namun karena bosan dan tidak ada peningkatan pengalaman dan kemudian Ia pun memutuskan untuk hengkang. Dan setelah sempat menganggur beberapa saat ada orang yang menawari untuk bekerja sebagai pengasuh orangutan.

Saya sendiri belum tahu saat itu apa kerjanya, tapi saya pikir ini pengalaman baru dan tak ada salahnya untuk dicoba,ujarnya.
Setelah melalui serangkaian tes, ia pun dinyatakan lulus dan ditugaskan untuk merawat bayi orangutan. Karena yang dirawat ini adalah bayi maka ia tak kesulitan untuk berdaptasi. Menurutnya, bayi orangutan hanya butuh digendong dan tak lupa minum susu dan bermain-main.

- Copyright © Berita Terupdate Intanqq - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -