Senin, 09 Oktober 2017

BANDARQ



Pernyataan Presiden Sebagai Panglima Tertinggi Langgar Konstitusi!


Bandarq
Dengan mengatakan dirinya sebagai Panglima Tertinggi, Presiden Joko Widodo secara tidak langsung menegur Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang membuat pernyataan adanya impor senjata api ilegal. Selain itu, sebagai Kepala Pemerintahan, Jokowi bisa dibilang telah menjalankan rezim militer.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi kepada intelijen kepada Dominoqq. Dari sisi politik pernyataan itu bisa diartikan sebagai teguran terhadap Panglima TNI tentang ribut senjata impor. berita ini dikutip dari dominoqq

Dalam pertemuan Menkopolhukam, Presiden Jokowi dan Panglima TNI, Gatot tidak mau dibantah dan bersikeras soal adanya senjata impor ilegal,” kata Muslim.

Menurut Muslim, Jokowi bisa dikatakan sudah melanggar konstitusi dengan menyatakan dirinya sebagai Panglima Tertinggi. “Dalam UUD 45 maupun amandemen, tidak tercantum Presiden sebagai Panglima Tertinggi TNI. Yang benar itu Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi TNI. Dari segi bahasa, pemegang kekuasaan tertinggi bukan Panglima Tertinggi TNI,” jelas Muslim.

Tentang hal itu, Muslim meminta Komisi I DPR bisa mengoreksi Presiden Jokowi yang membuat pernyataan sebagai Panglima Tertinggi. “Komisi I yang mengurusi bidang pertahanan bisa melayangkan surat teguran kepada Presiden Jokowi,” pungkas Muslim.

Presiden Jokowi telah menegaskan bahwa posisinya saat ini sebagai Panglima Tertinggi di Republik ini. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat memberikan kata sambutan dalam Sidang Paripurna Kabinet, yang juga dihadiri Panglima TNI.

“Sebagai Kepala Pemerintahan, sebagai Kepala Negara, sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Darat, Laut, dan Udara, saya ingin perintahkan kepada Bapak/Ibu/Saudara sekalian, fokus pada tugas masing-masing,” ujar Jokowi di Kompleks Istana Negara (02/10)

- Copyright © Berita Terupdate Intanqq - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -