Selasa, 05 Desember 2017
Sandi Menilai Pemasyarakatan Vaksin Difteri Yang Ada Di Jakarta Masih Kurang Gesit
![]() |
| Sandi Menilai Pemasyarakatan Vaksin Difteri Yang Ada Di Jakarta Masih Kurang Gesit |
"Saya mau membantu untuk meningkatkan Dinkes agar masyarakat percaya bahwa pencegahan, maupun kegiatan-kegiatan pencegahan, promotif seperti vaksin menjadi tujuan utama ketimbang pelayanan kesehatan di DKI. Agar DKI tidak mudah terserang penyakit-penyakit yang sebenarnya sudah bisa diatasi sebelumnya," jelas Sandiaga saat di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).
Vaksinasi penyakit difteri adalah pekerjaan rumah yang harus secepatnya diselesaikan oleh Pemprov DKI Jakarta. Dia menyebutkan jika sosialisasi vaksinasi yang ada di kawasan Ibu Kota masih kurang gesit.
"Namun kembali lantaran vaksinnya kemarin tidak memberikan dampak yang baik, karena kemungkinan dari sudut kampanyenya masih kurang, dari sudut pendekatan kurang, dan ini merupakan sebuah PR besar bagi DKI Jakarta," ungkap Sandiaga.
Difteri adalah penyakit yang menyerang lewat tenggorokan dan bisa menyebar melalui udara. Bagi para penderita penyakit difteri akan merasakan demam, batuk, dan juga pilek. Jika saja tidak ditangani dalam waktu 3-4 hari, penderita bisa meninggal dunia.






Posting Komentar