Sabtu, 09 Desember 2017
Kapten Maqdir Rencanakan Taktik Rahasia Selamatkan Setya Novanto
![]() |
| Kapten Maqdir Rencanakan Taktik Rahasia Selamatkan Setya Novanto |
"Ya pastinya kita menyiapkan rencana tertentu perlu berunding dengan kliennya terlebih dahulu kan, dengan Pak Novanto, tentunya usai melihat surat-surat dakwaan serta bukti yang ada. Jadi sekarang saya belum bisa membeberkannya, nanti jika kami ceritakan rencana kami dalam menangani kasus ini nanti bisa ketahuan sama JPU," ujar Maqdir.
Berhubungan dengan mundurnya Otto dan Fredrich dari tim kuasa hukum Novanto, Maqdir sendiri menyesalkan keputusan itu. Ia menjelaskan bahwa seharusnya ia bersama dengan Otto dan Fredrich dalam menghadapi kasus Novanto.
"Dengan mundurnya rekan kami ini sangat disesali, lantaran mereka sudah campur tangani kasus ini sejak awal. Beban berat dalam menghadapi kasus ini harusnya dilewati bersama, kini hanya tersisa tim kami yang bertahan," ucapnya.
Meski pun tanpa rekan, Maqdir mengatakan bahwa ia bersama dengan timnya yang akan berusaha memberikan pembelaan sesuai dengan bukti-bukti yang dimiliki oleh Novanto. "Kami akan terus berusaha memberikan pembelaan yang terbaik sesuai dengan kebenaran yang dimiliki oleh Pak Setnov," ungkapnya.
Seperti yang diketahui, satu per satu pengacara tim Setya Novanto pada pergi. Mereka merupakan tim yang dipimpin Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi yang kini sudah tidak menjadi kuasa hukum Ketua DPR tersebut.
Fredrich mulanya menjadi pengacara Novanto pada saat mulai berurusan dengan KPK terkait kasus korupsi e-KTP. Hampir semua masalah yang berhubungan dengan Novanto, Fredrich akan selalu ada.
Pada saat Novanto disindir melalui meme, Fredrich pun terlihat di kantor polisi dan barakhir dengan melaporkan akun-akun yang ada di media sosial. Lebih-lebih saat Setnov mengalami kecelakaan dan masuk ke rumah sakit, Fredrich akan selalu menjadi penjaga terdepan untuk menjelaskan kondisi kliennya tersebut.
Fredrich sempat menceritakan sedikit berhubung dengan mundurnya Otto dan dirinya dari tim kuasa hukum Setnov. Ia menjelaskan, adanya pihak kuasa hukum lain yang akan masuk sehingga membuat mereka berpikir untuk mundur.






Posting Komentar