Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan
BANDARQ- Muncul Kembali Ramalan- Ramalan Tentang Kiamat dan Kini Menurut Ramalan Itu Kiamat Akan Terjadi Pada 23 April 2018
![]() |
Muncul Kembali Ramalan- Ramalan Tentang Kiamat dan Kini Menurut Ramalan Itu Kiamat Akan Terjadi Pada 23 April 2018
|
Setelah Ramalan tentang Kiamat yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2012 kemarin telah dilewati Dan kini Isu isu tentang Kiamat kembali muncul dan seperti yang kita ketahui Kiamat ialah akhir dari Zaman dan itu mengartikan bahwa dunia ini akan hancur dan Kini Ramalan itu Dikatakan Akan terjadi Pada 23 april 2018.
Pada 1840-an, ia berkoar tentang akhir dunia. Bahwa api akan membuat dunia berkobar antara 21 Maret 1843 dan 21 Maret 1844. Ia menunjuk tanggal 23 April 1843 sebagai salah satu momentum akhir dunia dan Miller aktif berceramah di tempat orang-orang berkumpul. Menyebarkan pesannya lewat poster, surat kabar, dan selebaran.
Pesan itu mengena. Sekitar 100 ribu orang mendeklarasikan diri sebagai Millerites dan Semua harta benda dijual atau disumbangkan dan Menurut mereka,apa gunanya,toh kiamat segera datang dan Mereka kemudian menuju pegunungan untuk menanti detik terakhir kehidupan di muka Bumi.
Saat ramalannya terbukti gagal total, Miller berdalih ia salah menghitung hari akan tapi dia bersikukuh metodenya benar dan Kemudian ia menawarkan tanggal baru 22 Oktober 1844 yang ternyata juga keliru.
Peramal kiamat lain yang berkali-kali gagal adalah David Meade dan Ia pernah meramalkan bahwa penyelarasan bintang-bintang pada 23 September 2017 adalah pertanda akhir zaman pada Peristiwa itu akan mengawali kemunculan planet liar, Planet X yang konon akan memicu bencana geologi yang membawa kesengsaraan pada makhluk Bumi, hingga kembalinya Yesus Kristus seperti diungkap dalam Kitab Wahyu.
Prediksi terbaru Meade tak jauh beda dengan sebelumnya dan Berdasarkan wawancara dengan tabloid Express, ia menunjuk 23 April 2018 sebagai permulaan akhir zaman Alasannya, menurut Meade, pada hari itu, Matahari, Bulan, dan Jupiter sejajar dalam konstelasi Virgo.
Hal tersebut, menurut dia, sejalan dengan Kitab Wahyu 12:1-2 yang merujuk pada tanda besar di langit, seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya", melahirkan seorang pemimpin durjana atau seorang diktator yang memainkan peran membawa dunia ke akhir zaman.
Ayat tersebut juga pernah dijadikan dasar ramalan kiamat Meade pada 23 September 2017 yang terbukti salah dan Kala itu, ia mendasarkan prediksinya pada penyelarasan Matahari dengan sembilan bintang, serta planet Merkurius, Venus, dan Mars, di konstelasi Virgo.
Sejumlah spekulasi yang dilontarkan Meade, yang dikaitkan dengan astral (yang berhubungan dengan bintang), secara ironis terinspirasi ramalan masa lalu yang mengacu pada tradisi Yahudi, Yunani-Romawi, dan lainnya, kata Allen Kerkeslager, pengajar mata kuliah keyakinan kuno dan komparasi agama di St Joseph's University, Philadelphia.
Faktanya, pada 23 April 2018, Jupiter tak sejajar dengan planet, bintang, atau satelit lainnya dalam konstelasi Virgo dan Alih-alih planet terbesar di Tata Surya itu akan berada di rasi Libra, jika dilihat dari Bumi Pada tanggal yang sama, Matahari akan selaras dengan konstelasi Aries sementara Bulan berada pada rasi Gemini
BANDARQ- Muncul Kembali Ramalan- Ramalan Tentang Kiamat dan Kini Menurut Ramalan Itu Kiamat Akan Terjadi Pada 23 April 2018
MUI Siap Bantu Cari Solusi Polemik Puisi Sukmawati
![]() |
| Sukmawati Soekarnoputri. (MajalahintanQQ.blogspot.com) |
BandarQ - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi menyebutkan, pihaknya begitu menyesalkan puisi yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri. Dia menjelaskan, semestinya Sukmawati lebih bijak dalam pilih diksi.
"Hingga tidak buka ruangan interpretasi yang bisa menyebabkan kesalahpahaman serta ketersinggungan pihak beda, terutama muslim, karna problemnya menyangkut hal yang begitu peka, yakni mengenai ajaran agama," ucap Zainut dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (4/4/2018).
Oleh karenanya, lanjut dia, MUI juga akan mengundang Sukmawati untuk memberi klarifikasi serta keterangan atas puisi yang dibacakannya itu. MUI menginginkan ketahui maksud yang terdapat didalam puisi itu dan mencari jalan keluar.
"Hingga persoalannya tidak makin gaduh serta melebar ke mana-mana, serta selekasnya bisa dicarikan pemecahannya," kata Zainut.
Pihaknya memohon pada orang-orang, terutama umat Islam, supaya tetaplah tenang serta tidak dipengaruhi untuk bertindak tidak mematuhi hukum. Sebab, hal tersebut malah juga akan menodai ajaran Islam yang begitu mulia.
"Islam mengajarkan pada muslim untuk lakukan sistem tabayun (klarifikasi) dalam tiap-tiap terima berita. Islam mengajarkan pada kaum muslim untuk membantu saudaranya yang melakukan perbuatan zalim dan yang dizalimi. Serta ajaran Islam juga mengajarkan pada kita semua untuk sama-sama berwasiat serta menasihati dalam problem kebaikan serta kesabaran. Mari kita amalkan ajaran Islam yang mulia itu, serta mudah-mudahan Allah SWT membantu kita," tutur Zainut.
BANDARQ - MUI Siap Bantu Cari Solusi Polemik Puisi Sukmawati
Menag Yakin Puisi Sukmawati Tidak Bermaksud Lecehkan Islam
![]() |
| (MajalahintanQQ.blogspot.com) |
BandarQ - Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin yakini puisi berjudul " Ibu Indonesia " yang di buat oleh Sukmawati Soekarnoputri tidak ditujukan untuk berbuat tidak etis Islam.
"Saya percaya tak ada iktikad atau niatan sedikit juga dari beliau berbuat tidak etis atau mengejek, Beliau itu beragama Islam," kata Lukman di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/4/2018).
Menurut Lukman, puisi Sukmawati adalah karya dari dalam fikiran seorang. Inspirasi itu adalah buah fikiran dari apa yang dirasa, lalu dituangkan berbentuk tulisan atau puisi.
Walau demikian, Lukman mengaku kalau puisi Sukmawati itu menyebabkan interpretasi yang bermacam.
"Jadi memanglah yang paling tahu apa isi puisi serta maksud puisi ya si pembuatnya, karna kita dapat tidak sama mengerti itu," ucap Lukman.
Walau memetik banyak pro-kontra, Lukman memiliki pendapat baiknya orang-orang berbesar hati memaafkan Sukmawati.
"Demikian sebaliknya kita juga yang beda dapat juga memaafkan pada apa yang di buat oleh Ibu Sukmawati dengan puisinya itu, jadi kita sama-sama memaafkanlah," jelas Lukman.
"Tidak semuanya masalah ketidaksamaan diantara kita, lantas lalu gampang sekali kita bawa ke sistem hukum, kita ini kan orang-orang yang penuh kekeluargaan, sama-sama toleransi, sama-sama menghormati," sambung dia.







