Tampilkan postingan dengan label MotoGP. Tampilkan semua postingan

Marquez Tidak Begitu Tertarik Untuk Mendapatkan Gelar Juara


intanqq


BandarQ - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengklaim tidak terobsesi jadi kampiun. Tetapi, The Baby Alien mengklaim terpacu untuk mengerjakannya. Marquez mengatakan mempunyai obsesi malah membuatnya susah untuk wujudkan suatu hal. Itu juga yang membuatnya tidak demikian ngotot menggunakan nomor juara dunia. 

Saya tidak menginginkan mengambil keputusan maksud, saya juga tidak menginginkan kenakan nomor juara dunia hingga itu bukanlah jadi obsesi, karna bila atas basic obsesi, segalanya tidak juga akan terwujud. Segalanya terwujud atas basic motivasi, papar Marquez. 

" Untuk satu musim, motivasi paling utama yaitu memenangi titel, namun selama itu Anda juga akan temukan motivasi yang tidak sama, " imbuhnya. 

Pada musim ini, motivasi Marc Marquez terang menjaga titel juara MotoGP. Sekarang ini, pembalap asal Spanyol itu memimpin klassemen sesaat MotoPG 2018 dengan 70 poin 

BANDARQ- Marquez Tidak Begitu Tertarik Untuk Mendapatkan Gelar Juara

BANDARQ- Andrea Iannone Akan Bertahan Untuk Suzuki Dalam MotoGP


Andrea Iannone Akan Bertahan Untuk Suzuki Dalam MotoGP



Tampaknya Andrea Iannone masih ingin Bertahan untuk Suzuki dalam MotoGP pada musim 2019 dan Iannone Masih memiliki banyak Tujuan yang belum bisa dicapainya dan Bersama Pabrikan asal Jepang tersebut Dan Mungkin dikarenakan ini dia masih ingin bertahan Untuk Suzuki dalam MotorGP.

Dengan Begitu Andrea Iannone akan tetap Berbalap dengan Suzuki pada MotoGP musim 2019 itu dan Dia Akan mengejar Semua ambisinya yang mungkin belum bisa ia Capai pada tahun 2017 dan 2018 ini dan Dengan Tekatnya itu lah yang membuat dia akan tetap bertahan.

Iannone bergabung dengan Suzuki pada 2017  Namun sosok pria yang berumur 29 tahun tersebut dirumorkan bakal berganti pabrikan setelah MotoGP musim 2018 berakhir Jorge Lorenzo dikabarkan bakal mengisi tempat Iannone jika hengkang dari Suzuki. Namun, Iannone secara tidak langsung menepis rumor itu karena masih kerasan bersama timnya saat ini.

Saya tentunya telah mendiskusikan mengenai masa depan saya dan juga masa depan dari Suzuki. Namun, saya tidak hanya berbicara dengan pihak Suzuki. Saya juga memiliki beberapa proposal lainnya. Namun, saya selalu memprioritaskan untuk terus bersama tim ini, nyata Iannone.

Tim ini sungguh fantastis dan Orang-orang Jepang yang ada membuat saya memiliki perasaan yang lebih  bagus dan Saya ingin mencapai puncak bersama Suzuki karena itulah alasan saya datang ke tim ini dan Dengan ini lah yang membuat saya bertekat untuk Bersama Suzuki lagi pada Musim depan tepatnya 2019.

BANDARQ- Andrea Iannone Akan Bertahan Untuk Suzuki Dalam MotoGP

BandarQ- Marquez Sudah Seharusnya Didiskualifikasi'

Marquez Sudah Seharusnya Didiskualifikasi'

BandarQ
Pengamat MotoGP Carlo Pernat mengungkapkanMarc Marquez sudah seharusnya didiskualifikasi di balapan berikutnya. tentang tindakan brutalnya pada Valentino Rossi di Argentina.

Pebalap Honda Repsol itu memulai balapan horor di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018) dinihari WIB. Setelah melawan arah untuk menghidupkan kembali motornya yang sempat mogok jelang start, Marquez juga meciptakan dua insiden serius dengan dua pembalap.

Pertama, juara dunia enam kali itu menyenggol Aleix Espargaro, walaupun pebalap Aprilia itu masih bisa mengendalikan motornya. Tapi, peristiwa di penghujung balapan dengan rival beratnya, Rossi, menjadi
trendiang pembicaraan motogp.

Marquez melakukan manuver dengan menyalip dari sisi dalam pebalap Yamaha itu. Keduanya tidak bisa mengelak dan terjadi sentuhan dan sama-sama melebar. Tapi sayangnya Rossi kemudian jatuh setelah motornya melewati lintasan yang berumput. Dia pun harus menyudahi balapan dengan finis 19, di belakang Marquez setelah mendapatkan hukuman penalti 30 detik.

Pernat menilai hukuman itu tidak cukup untuk Marquez . Mantan pebalap Loris Capirossi didiskualifikasi di balapan berikutnya setelah menyenggol Marcellino Lucchi sampai jatuh tidak lama setelah start seri Italia kelas 250cc pada 1999. Marquez dinilainya harus mendapat hukumana yang serupa.

"Marquez kesurupan, Anda tidak bisa memahami apa yang dia coba lakukan. Dia menyenggol Aleix Espargaro dan hanya turun satu posisi. Kemudian 'pemanisnya' adalah manuver gila dan tidak benar pada Rossi, yang menyebabkan pebalap yang disebut terakhir jatuh. Mereka menghukum Marquez dengan penalti 30 detik, tapi siapa yang memberi poin kepada Valentino?," ungkap Pernat.

"Benar-benar sebuah kelakuan yang memalukan. Sekarang Marc dimusuhi semua orang dan mereka takut disenggol olehnya. Dia tidak bisa melakukan segalanya yang dia sukai. Dorna seharusnya mendiskualifikasi dia untuk satu balapan dan kalau tidak, kejadian ini akan terus membayangi sisa kompetisi musim ini," tutur dia.

"Saya ingat ketika Capirossi didiskualifikasi dari balapan Barcelona setelah insiden dengan Lucchi di Mugello. Tapi kejadian di Rio Hondo lebih buruk. Marc seharusnya merenung, tidak bisa sesuka dia, karena ini salah," kritiknya.



BandarQ- Marquez Sudah Seharusnya Didiskualifikasi'

- Copyright © Berita Terupdate Intanqq - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -